Rabu, 11 April 2018

Server dan NOS yang Digunakan

  Tidak ada komentar

Nama Dosen               : I Putu Agus Eka Pratama, S.T., M.T

Jurusan                        : Teknologi Informasi

Fakultas                       : Teknik

Universitas                  : Universitas Udayana

Pertemuan                    : 9

PENGERTIAN SERVER

Server merupakan sebuah tempat yang dipenuhi dengan berbagai macam informasi, dimana server memiliki tugas utama untuk memberikan sebuah service atau layanan bagi para klien yang terhubung dengannya. Terdapat berbagai macam jenis server yang ada dengan fungsi yang berbeda-beda, misalnya saja web server yang digunakan untuk menyimpan data dalam sebuah web, FTP server yang menangani perpindahan file (transfer file), mail server yang melayani urusan email para klien, database server untuk menyimpan berbagai macam data atau file dan lain sebagainya.

NETWORK SISTEM OPERASI(NOS) UNTUK SERVER

Server memerlukan sebuah sistem operasi untuk  berjalan. Sistem operasi yang dapat digunakan untuk server adalah sebagai berikut.
  • OS Linux dan distribusinya seperti Ubuntu, Debian, Arch dan lain-lain.
  • Free BSD dan varian dari BSD (Open BSD, Dragon Fly BSD, PC BSD dan lain-lain)
  • Sun Solaris
  • Berbasis UNIX seperti UNIX, MINIX, dan IRIX
  • Windows Server
LINUX SERVER TERPOPULER

Pada tahun 2015, lebih dari 60% dari server didunia menggunakan sistem operasi Linux. Kenapa Linux sangat dianjurkan untuk digunakan sebagai OS Server? Berikut merupakan beberapa alasan kenapa Linux sangat cocok sebagai OS Server.
  • Aman
  • Dukungan Komunitas dan Enterprise
  • Open source sehingga mudah untuk di sesuaikan dengan kebutuhan.
  • Minim bug
Bedasarkan website www.serverwatch.com, 5 distribusi Linux Server terpopuler pada tahun 2018 adalah sebagai berikut.

1. Ubuntu
Ubuntu merupakan linux open source yang dikembangkan oleh Canonical. Distribusi Ubuntu paling populer diluar sana dan banyak distro lain yang berasal dari Ubuntu. Distro ini sangat efisien untuk membangun data center pada perusahaan, sangat scalable, fleksibel dan aman.

2. RedHat Linux
RedHat Linux adalah perangkat lunak yang kuat, stabil, dan aman untuk menggerakkan data center modern dengan penyimpanan yang berorientasi perangkat lunak. RedHat Linux memiliki dukungan untuk cloud, IoT, data besar dan kontainer.

3. SUSE Linux Enterprise Server (SLES)
SUSE merupakan projek sistem operasi yang dikembang oleh Jerman. SLES sendiri menarik popularitasnya dengan package manager yang sangat user friendly dan kinerja yang cepat.

4. CentOS
CentOS merupakan OS yang stabil dan open source yang merupakan turunan dari Red Hat Enterprise Linux. CentOS merupakan OS yang didukung oleh komunitas sehingga secara operasional kompatibel dengan RHEL. Dengan kata lain, CentOS dapat secara gratis.

5. Debian
Debian merupakan distribusi Linux yang gratis, open source dan stabil. Memiliki 51.000 packages dan menggunakan sistem packaging yang baik. Debian sering digunakan untuk lembaga pendidikan, perusahaan bisnis dan organisasi yang tidak berorientasi pada keuntungan. Debian sendiri sudah memiliki banyak sekali cabang distrubusi seperti contohnya Ubuntu, Kali, dan lain-lain.


PEMILIHAN, MANAJEMEN, KONFIGURASI DAN MAINTENANCE
  • Pemilihan, pemilihan distribusi Linux Server yang akan digunakan dapat dilakukan dengan menggunakan pertimbangan seperti tingkat keamanan, kenyamanan, dukungan, biaya dan kebutuhan.
  • Manajemen, manajemen yang dilakukan pada OS Linux yang digunakan adalah manajemen pengguna /user, hak akses, kepemilikan terhadap file/folder, memori dan penyimpanan
  • Konfigurasi, semua konfigurasi yang dilakukan di Linux berorientasi pada file. Apapun yang dikonfigurasi, pengaturannya mengunakan file. File tersebut biasanya ber-format .conf
  • Maintenance, mantenance pada server biasanya dilakukan perhari, perminggu dan perbulan. Atau dapat menggunakan cron untuk menjadwalkannya.

Tidak ada komentar :

Posting Komentar